Blog Tools
Edit your Blog
Build a Blog
RSS Feed
View Profile
Open Community
Post to this Blog
« July 2009 »
S M T W T F S
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31
You are not logged in. Log in
Entries by Topic
All topics  «
Kajian Kes dan Penyelidikan 2004
Monday, 27 February 2006
2006 Happening ~ Posting
Please be informed that effective 01 Mar 2006 I am called/transfered to :

Institut Perguruan Bahasa-Bahasa Antarabangsa
Jabatan Ilmu Pendidikan,
Jalan Lembah Pantai,59200 Kuala Lumpur
Tel:03 22847525 / 03 22847543 Fax:03 22847364
Reference KP(PP)5090/269081 (56) Dated 23 Feb 2006

Thank you, wassalam.


   
Link to Photo Album SIN LIAN KUAI LE Letter of Posting

Posted by metos2004 at 2:52 PM WST
Updated: Tuesday, 16 October 2007 6:12 PM JST
Post Comment | View Comments (2) | Permalink
Tuesday, 3 January 2006
Tazkirah Jumaat : SUARA YANG DIDENGAR MAYAT

Baca dan hayatinya dengan penuh keinsafan :

SUARA YANG DIDENGAR MAYAT
Yang Akan Ikut Mayat Adalah Tiga hal yaitu:
1. Keluarga
2. Hartanya
3. Amalnya

Ada Dua Yang Kembali Dan Satu akan Tinggal Bersamanya yaitu;
1. Keluarga dan Hartanya Akan Kembali
2. Sementara Amalnya Akan Tinggal Bersamanya.
Maka ketika Roh Meninggalkan Jasad...Terdengarlah Suara Dari Langit Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..

Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia, Atau Dunia Yang Meninggalkanmu
Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Harta Kekayaan, Atau Kekayaan Yang Telah Menumpukmu
Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menumpukmu
Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menguburmu."
Ketika Mayat Tergeletak Akan imandikan....Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan...
Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat, Mengapa Kini Te rkulai Lemah
Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih, Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara
Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar, Mengapa Kini Tuli Dari Seribu Bahasa
Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia, Mengapa Kini Raib Tak Bersuara"

Ketika Mayat Siap Dikafan...Suara Dari Langit Terdengar Memekik,"Wahai Fulan Anak Si Fulan
Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha
Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah
Wahai Fulan Anak Si Fulan...
Kini Kau Tengah Berada Dalam Sebuah Perjalanan Nun Jauh Tanpa Bekal
Kau Telah Keluar Dari Rumahmu Dan Tidak Akan Kembali Selamanya
Kini Kau Tengah Safar Pada Sebuah Tujuan Yang Penuh Pertanyaan."

Ketika MayatDiusung.... Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
Berbahagialah Apabila Amalmu Adalah Kebajikan
Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Tobat
Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat."

Ketika Mayat Siap Dishalatkan....Terdengar Dari Langit Suara Memekik, "Wahai Fulan Anak Si Fulan..
Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat
Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik
Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk."

Ketika MayatDibaringkan Di Liang Lahat....terdengar Suara Memekik Dari Langit,"Wahai Fulan Anak Si Fulan...

Apa Yang Telah Kau Siapkan Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia Untuk Kehidupan Yang Penuh Gelap Gulita Di Sini
Wahai Fulan Anak Si Fulan...
Dahulu Kau Tertawa, Kini Dalam Perutku Kau Menangis
Dahulu Kau Bergembira,Kini Dalam Perutku Kau Berduka
Dahulu Kau Bertutur Kata, Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa."

Ketika SemuaManusia Meninggalkannya Sendirian....Allah Berkata Kepadanya, "Wahai Hamba-Ku.....
Kini Kau Tinggal Seorang Diri
Tiada Teman Dan Tiada Kerabat
Di Sebuah Tempat Kecil, Sempit Dan Gelap..
Mereka Pergi Meninggalkanmu.. Seorang Diri
Padahal, Karena Mereka Kau Pernah LanggarPerintahku
Hari Ini,....
Akan Kutunjukan Kepadamu
Kasih Sayang-Ku
Yang Akan Takjub Seisi Alam
Aku Akan Menyayangimu
Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya".

Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman, "Wahai Jiwa Yang Tenang
Kembalilah Kepada Tuhanmu
Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya
Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamba-Ku
Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku"

Anda Ingin Beramal Shaleh...?
Tolong Kirimkan Kepada Rekan-Rekan Muslim Lainnya Yang Anda Kenal...!!!Semoga Kematian akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita dalam menjalani hidup ini.
Rasulullah SAW. menganjurkan kita untuk senantiasa mengingat mati (maut) dan dalam sebuah hadithnya yang lain, belau bersabda "wakafa bi almauti wa'idha", artinya, cukuplah mati itu akan menjadi pelajaran bagimu!

Semoga bermanfaat bagi kita semua, Amiin....

Bahan Renungan Untuk Anda, Sahabatku, yang mungkin terlalu sibuk bekerja... Luangkanlah waktu sejenak untuk membaca dan merenungkan pesan ini...

Alhamdulillah, Anda beruntung telah terpilih untuk mendapatkan kesempatan membaca email ini.

Aktifitas keseharian kita selalu mencuri konsentrasi kita. kita seolah lupa dengan sesuatu yang kita tak pernah tau kapan kedatangannya. Sesuatu yang bagi sebagian orang sangat menakutkan.Tahukah kita kapan kematian akan menjemput kita???

"KISAH YANG MUNGKIN TERJADI"

Seperti biasa saya sehabis pulang kantor tiba di rumah langsung dudukbersantai sambil melepas penat. Sepertinya saya sangat enggan untuk membersihkan diri dan langsung sholat.


Sementara anak2 & istri sedang berkumpul di ruang tengah. Dalam kelelahan tadi, saya disegarkan dengan adanya angin dingin sepoi2 yang menghembus tepat di muka saya. Selang beberapa lama seorang yang tak tampak mukanya berjubah putih dengan tongkat ditangannya tiba2 sudah berdiri di depanku.


Saya sangat kaget dengan kedatangannya yang tiba2 itu. Sebelum sempat bertanya.....siapa dia...tiba2 saya merasa dada saya sesak... sulit untuk bernafas....namun saya berusaha untuk tetap menghirup udara sebisanya. Yang saya rasakan waktu itu ada sesuatu yang berjalan pelan2 dari dadaku......terus berjalan.....kekerongkonganku....sakittttttttt........sakit......rasanya.


Keluar airmataku menahan rasa sakitnya,....oh Tuhan ada apa dengan diriku.....


Dalam kondisi yang masih sulit bernafas tadi, benda tadi terus memaksa untuk keluar dari tubuhku...kkhh.........khhhh..... kerongkonganku berbunyi. Sakit rasanya, amat teramat sakit Seolah tak mampu aku menahan benda tadi...Badanku gemetar... peluh keringat mengucur deras....mataku terbelalak.....air mataku seolah tak berhenti. Tangan & kakiku kejang2 sedetik setelah benda itu meninggalkan aku.


Aku melihat benda tadi dibawa oleh orang misterius itu...pergi...berlalu begitu saja....hilang dari pandangan. Namun setelah itu.........aku merasa aku jauh lebih Ringan, sehat, segar, cerah... tidak seperti biasanya. Aku herann...istri & anak2 ku yang sedari tadi ada diruang tengah, tiba2 terkejut berhamburan ke arahku. Di situ aku melihat ada seseorang yang terbujur kaku ada tepat di bawah sofa yang kududuki tadi. Badannya dingin kulitnya membiru.siapa dia???????...Mengapa anak2 & istriku memeluknya sambil menangis...mereka menjerit...histeris ...terlebih istriku seolah tak mau melepaskan orang yang terbujur tadi...Siapa dia.............????????


Betapa terkejutnya aku ketika wajahnya dibalikkan....dia........dia.......dia mirip dengan aku....ada apa ini Tuhan...???????? Aku mencoba menarik tangan istriku tapi tak mampu..... Aku mencoba merangkul anak2 ku tapi tak bisa. Aku coba jelaskan kalau itu bukan aku. Aku coba jelaskan kalau aku ada di sini..Aku mulai berteriak.....tapi mereka seolah tak mendengarkan aku Seolah mereka tak melihatku...


Dan mereka terus-menerus menangis....aku sadar..aku sadar bahwa orang misterius tadi telah membawa rohku Aku telah mati...aku telah mati. Aku telah meninggalkan mereka ..tak kuasa aku menangis....berteriak...... Aku tak kuat melihat mereka menangisi mayatku. Aku sangat sedih.. selama hidupku belum Banyak yang kulakukan untuk membahagiakan mereka. Belum banyak yang bisa kulakukan untuk membimbing mereka. Tapi waktuku telah habis.......masaku telah terlewati........aku sudah tutup usia pada saat aku terduduk di sofa setelah lelah seharian bekerja.


Sungguh bila aku tahu aku akan mati, aku akan membagi waktu kapan harus bekerja, beribadah, untuk keluarga dll. Aku menyesal aku terlambat menyadarinya. Aku mati dalam keadaan belum sholat.


Ohh Tuhan, JIKA kau ijinkan keadaanku masih hidup dan masih bisa membaca E-mail ini sungguh aku amat sangat bahagia.Karena aku MASIH mempunyai waktu untuk bersimpuh, mengakui segala dosa & berbuat kebaikan sehingga bila maut menjemputku kelak aku telah berada pada keadaan yang lebih siap.


Sebarkan e-mail dakwah ini ke 5 orang terdekat Anda, dan mintalah mereka untuk melakukan hal yang sama. Cukup lima saja! Ini bukan surat ancaman berantai. Yang jelas jika Anda tidak meneruskan e-mail ini, maka Anda telah menyia2 kan kesempatan untuk saling menasihati dalam kebenaran dan beramal shalih. Jika Anda lakukan dengan ikhlas insya Allah Anda akan menuai kebaikan. Mari berlomba dalam kebaikan.


Tue, 3 Jan 2006 00:06:13 -0800 (PST)
via "alia"

Posted by metos2004 at 6:11 PM WST
Post Comment | Permalink
Nama Syaitan Dalam Al-Fatihah
Assalamualaikum warahmatullah,
Semoga boleh dimanfaatkan

Al-Fatihah adalah satu rukun dalam solat, apabila cacat bacaannya maka rosaklah solat. Oleh itu perbaikilah bacaannya dengan ilmu tajwid. Bukan setakat bacaannya saja rosakmalah kita menyebut nama syaitan di dalam solat kita.Berikut diperturunkan nama syaitan laknat yang wujud didalam Al-Fatihah, sekiranya kita tidak berhati-hati.

Nama syaitan :
1. DU LI LAH (bila dibaca tiada sabdu)
sepatutnya DULILLAH
2. HIR ROB (bila dibaca dengan sabdu)
sepatutnya HI ROB
3. KIYYAU (bila dibaca dengan sabdu)
sepatutnya KI YAU
4. KANNAK (bila dibaca dengan sabdu)
sepatutnya KA NAK
5. KANNAS (bila dibaca dengan sabdu)
sepatutnya KA NAS
6) Iya (disebut tanpa sabdu) sepatutnya Iyya.
Iya bermaksud 'matahari' Dalam ayat ke 5, jika salah bacaannya akan bermaksud "kepada mataharilah yang kami sembah dan kepada matahari kami meminta pertolongan"!!!! SIROTHOLLAZI............. sehingga habis hendaklah dibaca tanpa henti.

AMIN ...............hendaklah mengaminkan Al-Fatihah dengan betul iaitu AA ......dua harakat, MIN .... 3 harakat, semoga Amin kita bersamaan dengan Amin malaikat .....Insya-Allah. semoga kita menjadi orang yang sentiasa membaiki bacaannya.

Perhatian :

Sebarkan hukum Allah walaupun satu ayat semoga kita mendapat rahmatNya, Insya-Allah.

wassalam.

Tue, 3 Jan 2006 00:11:42 -0800 (PST)
via Nur Aliyah aliyahazizi@yahoo.com

Posted by metos2004 at 6:07 PM WST
Sunday, 18 December 2005
ALLAH both on patients and on normal persons
The Dutch professor confirms his discovery with studies and research
applied on many patients over a period of three years.

Some of his patients were non-Muslims, others do not speak Arabic and
were trained to pronounce the word "ALLAH" clearly; the result was
great, particularly on those who suffer from dejection and tension.

Al Watan, a Saudi daily reported that the psychologist was quoted to
say that Muslims who can read Arabic and who read the Quran regularly
could protect themselves from psychological diseases.

The psychologist explained how each letter in the word "ALLAH"
affects healing of psychological diseases.

He pointed out in his research that pronouncing the first letter in
the word "ALLAH" which is the letter (A), released from the respiratory
system, controls breathing.

He added that pronouncing the velar consonant (L) in the Arabic way,
with the tongue touching slightly the upper part of the jaw producing a
short pause and then repeating the same pause constantly, relaxes the
aspiration.

Also, pronouncing the last letter which is the letter makes a contact
between the lungs and the heart and in turn this contact controls the
heartbeat.

What is exciting in the study is that this psychologist is a
non-Muslim, but interested in Islamic sciences and searching for the
secrets of the Holy Quran.

Allah, The Great and Glorious, says, We will show them Our signs in
the universe and in their own selves, until it becomes manifest to
(remember me in ur Dua) ALLAHU AKBAR (Allah is great).

During the next 60 seconds, stop whatever you are doing, and take
this opportunity.

(Literally it is only 1 minute) All you have to do is the following:
You simply say "A prayer" for the person that sent you this message.

Next, you send this message to everyone you know.

In a while, more people will have prayed for you and you would have
obtained a lot of people praying for others.

Next, stop and think and appreciate Allah's power in your life, for
doing what you know is pleasing to him.

If you are not ashamed to do this, follow the instructions.

Allah said, "If you are ashamed of me, I will be ashamed of you."
If you are not ashamed, send this message...only if you believe.
"Yes, I love Allah.

Allah is my fountain of Life and My Savior.

Allah keeps me going day and night. Without Allah, I am no one.

But with Allah, I can do everything. Allah is my strength."

This is a simple test. If you love Allah and you are not ashamed of
all the great things that He has done for you, send this to everyone you
know, May Allah help you to succeed... Ameen.

via cahayanama@yahoo.com
Sun, 18 Dec 2005 08:07:16 -0800 (PST)

Posted by metos2004 at 12:01 AM WST
Updated: Tuesday, 20 December 2005 7:07 AM WST
Post Comment | Permalink
Wednesday, 7 December 2005
New Posting
Date: Wed, 7 Dec 2005 21:37:22 -0800 (PST)

Dear friends/colleagues,

Effective December 1st, 2005 , I am no more with Lembaga Peperiksaan Malaysia. Temporarily I am attached to Jabatan Pelajaran Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur pending posting. As such matters concerning examinations will not be relevant (if called for). Please be informed, thank you.

---------------------------

Thu, 8 Dec 2005 17:30:56 -0800 (PST)

Letter of Posting

------------------------------------
9 Dec 2005 17:30:56 -0800 (PST)

Assalamualaikum w.b.t,

Dear Friends and Colleagues,

I had reported to my new place of work on Dec 9th, 2005. My new address of work is :

Sekolah Menengah Kebangsaan Segambut
Jalan Segambut , 51200 Kuala Lumpur, MALAYSIA
Tel +603 62570950 Fax +603 62519950


Please be informed. Thank you. Wassalam.

p.s. As now is school holidays , I will be on holiday too.


Posted by metos2004 at 12:01 AM WST
Post Comment | View Comments (56) | Permalink
Monday, 5 December 2005
Lessons on Life thro' the Seasons
Lessons on Life


       
Link to Photo Album Life



There was a man who had four sons. He wanted his sons to learn not to judge things too quickly. So he sent them each on a quest, in turn, to go and look at a pear tree that was a great distance away.

The first son went in the winter, the second in the spring, the third in summer, and the youngest son in the fall.

When they had all gone and come back, he called them together to describe what they had seen.


The first son said that the tree was ugly, bent, and twisted. The second son said no it was covered with green buds and full of promise.

The third son disagreed; he said it was laden with blossoms that smelled so sweet and looked so beautiful, it was the most graceful thing he had ever seen.

The last son disagreed with all of them; he said it was ripe and drooping with fruit, full of life and fulfillment.


The man then explained to his sons that they were all right, because they had each seen but only one season in the tree's life.

He told them that you cannot judge a tree, or a person, by only one season, and that the essence of who they are and the pleasure, joy, and love that come from that life can only be measured at the end, when all the seasons are up.

If you give up when it's winter, you will miss the promise of your spring, the beauty of your summer, fulfillment of your fall.


Moral:

Don't let the pain of one season destroy the joy of all the rest.

Don't judge life by one difficult season.

Persevere through the difficult patches and better times are sure to come some time or later.

Monday, December 5, 2005 9:37 am
wong chongway

Posted by metos2004 at 12:01 AM WST
Updated: Monday, 16 January 2006 6:49 AM WST
Friday, 25 March 2005
Tan Sri Syed Mokhtar Al-Bukhary...A Metos Or A Legend
Mood:  not sure
From: nor salju [mailto:norsalju@yahoo.com]
Sent: Wednesday, March 23, 2005 9:24 PM

Via

From: Nazim Mansor
Sent: Thursday, March 24, 2005 11:25 AM

Assalamualaikum, utk renungan bersama...


Y. Bhg Tan Sri Syed Mokhtar Al-Bukhary

Latarbelakang Syed Mokhtar

- Umur - 53 tahun

- Pendidikan - SPM

- Mula berniaga - 19 tahun (jual beli lembu dan kerbau)

- Kekayaan -RM1,425 juta

- Ke 7 terkaya di Malaysia

- Ke 32 terkaya di Asia Tenggara (Forbes)

- Antara syarikat miliknya - MMC, Pelabuhan Tg. Pelepas, BERNAS, Gardenia, DRB-HICOM dan Bank Muammalat

- Kereta - Proton Perdana

- Sumbangan sosial -Yayasan Al-Bukhary, institusi
pengajian untuk 3,000 pelajar, Muzium Kesenian Islam, Kompleks Al-Bukhary, menaja kelas tuisyen untuk pelajar Melayu, pengindahan Masjid Negara,
sumbangan RM1 juta untuk Tabung Tsunami dan menaja setiap tahun penghantaran rakyat Malaysia yang tak mampu untuk tunaikan haji.

- Bagaimana sumbangan sosialnya bermula - Bila mana ibunya menyuruh memberikan sebahagian elaun (RM750.00) pertamanya sebagai pengarah syarikat beras kepada jiran yang susah. Sebahagian lagi (RM750.00) ibunya simpan. Selain itu, ibunya juga menyuruh beliau menghantar lampu kerosen ke surau-surau untuk menerangi kegiatan sepanjang malam bulan Ramadhan. Dari situ bermulalah pembentukan peribadi dan pemikiran Syed Mokhtar yang kita kenali hari ini.

1. Ada sebab kenapa saya bekerja seperti tiada hari esok. Agenda sosial dan kerja-kerja memasyarakatan itulah antara sebabnya. Saya mahu meninggalkan warisan untuk anak bangsa yang kekal berpanjangan

2. (berkenaan know who) Bangsa lain tak mengapa tapi orang Melayu kena berdamping dengan orang politik sedikit-sedikit. Tapi masalahnya kita
tidak mahu melalui kesusahan; banyak yang mahu senang dengan mendampingi orang politik semata-mata.

3. Tiada apa-apa rahsia. Saya ini hamba Allah biasa, budak dangau macam saudara semua juga. Tuhan jadikan manusia ini sama sahaja. Proses kematangan saya yang membezakannya. Saya percaya sesiapa pun boleh menjadi apa sahaja asalkan mereka berusaha dengan tekun. Tetapi tentulah ia memakan masa. Tiada jalan singkat.

4. Saya mengenali kekuatan dan kelemahan saya. Apa yang tidak mampu buat saya akan minta orang lain tengok-tengokkan. Saya melalui jalan yang susah tapi itulah jalan yang kekal.

5. Kita perlu menggunakan kepakaran mereka (bangsa Cina) kerana mereka jauh lebih maju dan mahir daripada kita. Apa yang kita kurang faham kita
berkongsi dengan tujuan untuk belajar dengan mereka. Apabila sudah faham baru kita boleh menjaga kepentingan kita.

6. Saya sedih melihat sistem sekolah pondok di Kedah. Saya ada cita-cita mahu memodenkan sekolah pondok. Kita kena maju.

7. Saya terlibat dalam perniagaan ini kerana saya tiada pilihan lain.

8. Untuk memajukan perniagaan, memang kena banyak sabar dan kuat berusaha.

9. Tidak ada jalan singkat. Saya belajar tentang perniagaan ini sejak kecil lagi dan saya juga biasa kena tipu.

10. Saya pun suka kemewahan. Saya pun suka tengok dunia, ke Tokyo, New York dan London. Saya pun suka pakai baju elok. Tapi kita hendak bermewah
setakat mana, hendak pakai baju banyak mana, hendak tidur dalam berapa rumah satu malam, hendak makan pun sampai larat mana ?

11. Dalam hidup ini kita sebenarnya tidak ada status; ada masa di atas, ada masa di bawah.

12. Ketika Allah memberikan kemewahan, kita kena turun ke bawah, tengok mana-mana yang boleh dibantu. Allah beri rezeki melalui kita untuk
kita tolong orang lain. Rezeki itu bila-bila masa dia boleh ambil balik.

Jika ada orang korporat Melayu yang tidak mahu turun ke bawah mungkin kerana bayangan duit itu lebih kuat daripada yang lain.

13. Korporat Cina turun ke bawah membantu. Orang Cina ada pelbagai persatuan. Kita tidak ada; kalau ada pun berpecah. Orang Melayu kita tidak mahu bekerjasama kerana perasaan dengki menguasai diri. Sudahlah tak mahu berusaha, apabila orang lain berusaha mereka marah

14. Rezeki yang ada itu sebenarnya untuk orang lain. Memang dari segi hukum pun begitu. Kita kena keluar zakat dan fitrah. Tetapi zakat fitrah banyak mana sangat. Islam agama yang adil; ia minta sedikit saja.

Oleh itu, kalau ada duit yang lebih ia seharusnya dibelanjakan dengan baik.

15. Saya tak kisah kalau saya tak buat semua ini. Saya boleh tak buat apa-apa dan balik ke Alor Star. Tetapi saya rasa hidup ini sia-sia. Orang
Kedah kata kalau mati nanti mata tidak tutup rapat kerana tanggungjawab depan mata kita tidak buat. Orang lain ambil kekayaan kita, ambil hak kita dan pergunakan kita, kita masih tidak buat apa-apa !

16. Saya ada emotional attachment kepada agama, bangsa dan ummah. Saya bukan individualistik. Diri saya tidak penting. Pangkat dan gelaran ini kepada saya tidak mustahak.

17. Saya sedih media tonjolkan saya begini. Saya malu kerana orang Cina kaya beratus-ratus kali ganda daripada saya. Tapi saya tahu orang Melayu
kalau hendak berjaya kena kerja kuat tidak kira siang malam. Kita ada kekuatan yang tuhan beri melebihi daripada bangsa lain. Tetapi untuk maju
kita perlu berusaha.

18. Saya asal daripada tidak ada apa-apa. Apa yang saya tidak tahu saya belajar, minta tolong daripada orang. Saya tidak malu. Saya bukannya mencuri. Saya usaha sendiri. Sikap pemalas dan pemalu ini yang orang Melayu kena atasi. Kita kena berani kerana benar. Apabila kita dapat keuntungan dan rezeki lebih, bolehlah kita menolong orang.

19. Kaya itu bukanlah kepada diri sendiri. Kaya itu adalah kepada kumpulan perniagaan ini, kepada bangsa dan kepada orang ramai. Saya hanya pegangnya untuk sementara sahaja.

20. Saya tiada keinginan untuk menyimpan kekayaan ini untuk anak dan isteri. Duit ini tidak akan kekal. Saya percaya hanya perkara yang baik
yang kita lakukan akan kekal. Bukan duit yang akan melindungi saya nanti

tapi apa yang saya lakukan sekarang.

21. Saya perlu terus mencari peluang dan perniagaan lain supaya kita

terus dapat bantu orang lain mengembangkan diri masing-masing. Saya bukan buat semua ini untuk diri saya semata-mata.

22. Ada juga yang saya usaha tapi tak dapat dan orang tak tahu. Apa yang saya dapat itu yang jadi masalah kononnya Syed Mokhtar sapu semua. Bangsa
lain memegang pelbagai kepentingan dalam ekonomi, siapa pun tak kata apa.

Ini masalah orang Melayu. Di kampung orang Melayu berpecah kerana politik, di bandar berpecah kerana ini (wang).

23. Saya percaya kalau rezeki itu Allah beri kepada saya ia bukan untuk saya tetapi untuk orang ramai juga. Orang tidak tahu banyak syarikat yang saya ada ini gagal dan tidak maju kepada saya tetapi orang tidak tahu.

24. Banyak orang percaya bahawa dia mesti ada RM10 juta atau RM20 juta dalam tangan baru hidup boleh selamat. Ini yang menyebabkan mereka hanyut daripada menolong orang lain. Mereka lebih takutkan diri sendiri.

Mereka lupa bahawa kekayaan tidak boleh membantu selama-lamanya.

25. Orang kata saya takda duit tapi banyak hutang. Orang berniaga mana yang tak berhutang. Tapi mesti tahu bagaimana hendak meminjam dan membayarnya semula. Ada cara boleh kita buat.

Tapi sebelum berhutang RM100 juta mesti sudah fikir bagaimana hendak membayarnya balik. Mesti ada tanggungjawab. Banyak orang mahu senang tapi
tidak ramai yang mahu bertanggungjawab.

26. (perasaan setiap kali mendapat rezeki). Saya ini kata orang Kedah, lebai kodok bukan lebai pondok. Tapi saya tahu hal-hal asas. Kalau mahu saya minta terus dari tuhan. Tuhan beri manusia akal dan fikiran. Kalau hendak pakai baju dan seluar biarlah padan dengan badan.

27. Kesenangan yang saya perolehi ini datang dengan tanggungjawab (bila pinjam bayar balik dan buat amal jariah). Kalau hendak dibandingkan dengan bangsa lain, perniagaan saya ini tidak ada apa. Tetapi walaupun sedikit tetapi yang sedikit itu ada berkatnya.

28. Saya suka kalau nikmat sedikit yang saya dapat itu orang lain boleh berkongsi sama.

29. Saya kadang-kadang kecewa dan sedih melihat anak orang alim yang sesetengahnya lupa diri setelah mendapat kekayaan. Saya pun sama seperti
orang lain suka hendak ke luar negara tetapi kita tidak boleh lupa kubur kita dan asal usul kita. Di kampung kita mungkin ada jiran-jiran yang perlukan bantuan.

30......kalau tidak mungkin saya sudah ke Haatyai dan jadi nakal.

Saya manusia yang banyak buat kesilapan. Tetapi saya insaf, beristighfar dan jalan lagi. Sejak awal saya ada kesedaran mahu mengekalkan hak kita sebagai orang Melayu.

31. Saya kata kepada diri sendiri kalau kerana itu saya terpaksa bersusah sedikit pun tidak mengapa.

32. Kekayaan ini tuhan beri kepada saya untuk saya menolong orang lain pula. Saya percaya kepada keberkatan rezeki. Hari ini kita tolong orang, esok lusa orang akan tolong kita pula dengan cara yang lain.

33. Kalaupun tidak sanggup tunggu 34 tahun seperti saya berilah sedikit masa untuk faham selok belok perniagaan, Insya Allah boleh maju.

34. Kita jangan cepat putus asa. Putus asa boleh tapi kena cepat-cepat kuatkan semula semangat untuk bangkit balik. Jangan jadikan agama hanya satu tempat untuk kita bergantung apabila kita susah. Tanggungjawab ibadah adalah tugas seharian.

35. Lifestyle ? Saya tidak ada lifestyle yang kena masuk kelab sana dan sini. Tapi tak semestinya saya tidak boleh turun ke kelab. Orang Melayu kalau hendak ke depan mesti ada cara hidup yang fleksibel, boleh naik dan turun.

36. Lifestyle ini sebenarnya satu penyakit. Saya biasa pakai Mercedes tapi sekarang saya pakai Proton Perdana untuk sokong kereta nasional. Kereta itu pun cukup untuk bawa saya ke mana-mana.

37. Tiada sebab orang kenapa Melayu tidak boleh maju. Ini saya berani perang dengan sesiapa pun. Orang Melayu boleh maju. Kalau saudara jadi wartawan saudara kena tanam semangat suatu hari nanti mahu ambil alih akhbar ini. Tidak ada sebab kenapa ia tidak boleh berlaku.

38. Kejayaan dan kelemahan orang Melayu bukan disebabkan oleh bangsa kita dan agama kita. Ia berkait dengan sikap dan cara kita berfikir. Gigih, tekun dan tidak mudah putus asa merupakan kunci kejayaan kita. Tapi perkara ini kurang wujud dalam cara orang Melayu berfikir.

39. Tuhan memberi peluang kepada siapa saja yang bekerja kuat. Apa yang ada pada saya ini hanya usaha. Kalau anak dangau macam saya boleh, tidak ada sebab orang lain terutama mereka yang dari pekan tidak boleh.

40. Kita tidak usahlah selalu mengulang-ulang perkara yang boleh memberikan kesan psikologi negatif kepada orang Melayu (kereta dan rumah
besar). Kita kena kurangkan bercakap tentang kereta besar dan rumah besar. Sesiapa pun mahu pakai kereta mewah tapi bukan itu matlamatnya.

41. Orang Melayu sebenarnya kena membantu diri sendiri, kena bekerja keras dan fokus.

42. Sikap merendah diri perlu sentiasa ada dalam diri seseorang walau setinggi mana pun kejayaan dicapai.

43. Apa yang saya buat ini (kerja-kerja sosial) semuanya bermula daripada didikan orang tua saya sendiri.

44.Saya sendiri berhutang sambil berniaga dan buat sumbangan amal jariah. Saya tak mahu tunggu hutang habis baru hendak buat semua ini. Saya takut kalau hutang habis saya pun mati dan apa pun tak sempat saya buat.

45. Saya biasa saja. Hidup saya tidak berubah, dari dulu beginilah. Saya terima apa saja nikmat yang diberikan oleh Allah. Tidak ada segelas air,
ada setengah gelas pun saya bersyukur.

46. Kalau kerana sedikit bantuan itu mereka lulus peperiksaan dan hidup mereka menjadi lebih baik, saya sudah gembira. Saya tidak boleh buat banyak.

Alhamdulillah, lebih baik buat sedikit daripada tidak buat langsung.

47. Saya tiada minat untuk beli kapal layar atau kapal terbang. Saya fikir kalau saya beli sesuatu biarlah orang ramai boleh pakai. Saya suka kalau saya beli sesuatu yang mahal, biarlah orang ramai boleh pakai.

48.Saya gembira dapat membantu. Saya mahu orang lain merasai (kesenangan) apa yang saya pernah rasa. Saya tahu bagaimana perasaanya. Saya kata kepada diri saya, apa yang saya dapat saya mesti beri orang lain merasainya sama. Jangan beri kurang, lebih tak mengapa. Itu yang membuat
hati saya seronok.

49. Saya rasa saya ingin menyumbang lebih daripada ini. Saya kata kepada kawan-kawan ini baru warm-up saja; kita belum berjalan lagi.

Saya rasa kita terlalu banyak ketinggalan.




Posted by metos2004 at 5:14 PM WST
Post Comment | Permalink
Monday, 14 February 2005
Asam Garam Hidup ~ Orang Berbudi Kita Berbahasa
Mood:  flirty
" Elok sedang menulis ni terima talipon dari Nazmi 03 56319857 "

A'kum Dr Razak dan Kak Pah, alhamdulillah maklumat dah pun sampai dan insyaallah moga di berkati Allah menjadi Datuk a.ka. Tok Wan dan Datin a.k.a Nenek lah pula. Elok juga lah kalau pada pagi Isnin , bolehlah Nazmi mai singgah sat sebab petang kami terpaksa menghadiri Majlis Hi Tea sempena persaraan Datuk Pengarah. Bagaimana pun , bila-bila pun tak apa , pasai sijil dah pun siap, saya cuma risau kalau pihak Unit Sijil menghantar melalui pos mengikut permohonan tempoh hari . Hubungi saya bila dia bersedia datang untuk mengambilnya.

Masalah mana-mana pun ada cuma boleh menerima dan menanggung atau tidak, alhamdulillah, bagi saya semua itu asam garam hidup. Bantuan dan pertolongan yang saya hulurkan tidaklah sebesar mana, hanya sekadar yang termampu sahaja sahaja. Moga berjumpa lagi, wassalam

----- Original Message -----
From: razak
To: 'azizi'
Sent: Friday, February 11, 2005 11:08 PM
Subject: RE: NAZMI HASSAN B RAZAK


Waalaikum salam Azizi,

Alhamdulillah kami sihat walafiat, kami doakan Azizi juga berada dalam keadaan sihat dan sejahtera dan tidak mengalami masalah lagi di tempat kerja. Ni kami baru balik dari Kuantan pergi tengok anak yang mengandung itu, dia telah berat sangat kandungannya, maklumlah mengandung anak kembar, kasihan kami lihat dia, masih ada sebulan lebih lagi sebelum tarikh melahirkan anak-anaknya.

Kami dah maklumkan kepada nazmi tentang sijilnya dan dia akan hubungi Azizi sendiri untuk pergi memungut sijilnya itu kerana dia tak pasti bila dia boleh pergi ke pejabat Azizi untuk tujuan itu memandangkan dia ada kelas hampir setiap hari dan dia juga kena pergi service kereta dia mungkin pada pagi Isnin ini. Kami ucapkan ribuan terima kasih atas bantuan dan pertolongan Azizi itu yang membolehkan sijilnya itu dikeluarkan cepat. Insya-Allah kita akan berjumpa lagi pada masa akan datang. Sekali lagi terima kasih banyak-banyak.

Dr. Razak dan Kak Pah


-----Original Message-----
From: azizi [mailto:azizi60@streamyx.com]
Sent: Sunday, February 06, 2005 11:28 PM
To: Razak Dali (Dr.) Al-Haj P.K.T.; Sharifah Shipak Binti Tan Sri Datuk Syed Hassan Aidid Barakbah
Subject: Re: NAZMI HASSAN B RAZAK

Assalamualaikum Dr Razak/Kak Pah

Moga sihat walafiat hendaknya.. sila maklum pada Nazmi bahawa , permohonan sijil beliau dah siap. Saya dimaklumkan oleh salah seorang pembantu tadbir bertugas. Harap maklum. Wassalam.

----- Original Message -----

From: azizi
To: cdrazak@tm.net.my ; shipak@tm.net.my
Sent: Saturday, January 15, 2005 1:29 PM
Subject: NAZMI HASSAN B RAZAK

Assalamualaikum Dr Razak/Kak Pah

Moga sudah selamat sampai di Jitra. Uuntuk makluman, saya sudah pun menghantar permohonan salinan sijil hilang bagi Nazmi Hassan pada jam 11.00 pagi 15/1/05. Sekiranya ingin mengetahui perkembangan sila talipon 03 62011144 samb 5365 atau 5366 (Unit Sijil ) dan rujukan hanya perlu menyebut Nama dan Tarikh Permohonan sahaja. Tempoh 1 bulan. Untuk catatan sila ambil no Wang Pos : F113805366 untuk simpanan.

Saya juga ada menyimpan Resit EG 740124 bagi bayaran salinan repot 203/05, salinan borang permohonan, salinan kad pengenalan Nazmi Hassan, salinan Repot Polis / Repot Am, salinan slip SPM Nazmi. Sekiranya Dr Razak / Kak Pah mahukan salinan-salinan ini kembali , insyallah saya akan poskan kelak.

Harap maklum. Wassalam

Azizi Ahmad
Lembaga Peperiksaan Malaysia
Tingkat 8, Bangunan Utama
Jalan Duta , 50605 Kuala Lumpur
Tel 03 62025542 Fax 03 62018673 HP 016 2422587
Website http://azizi.bravepages.com



Posted by metos2004 at 11:20 AM WST
Post Comment | Permalink
Friday, 21 January 2005
Agensi Kerajaan Perlu Ada Laman Web Menjelang 2001
Utusan Malaysia

Agensi kerajaan perlu ada laman web menjelang 2001
Perkara itu termaktub dalam Pekeliling Bilangan 1 Tahun 2000, Malaysian Civil Service Link dan Laman Web Agensi kerajaan.

Kata Pengarah Bahagian Pembudayaan dan Tenaga Manusia Teknologi Komunikasi dan Maklumat (ICT) Unit Pemodenan Tadbiran dan Perancangan Pengurusan Malaysia (MAMPU), Sumali Amat, adalah menjadi dasar kerajaan untuk memastikan setiap agensi kerajaan membangunkan dan menerbitkan laman web masing-masing dalam Internet.

Katanya, penggunaan Internet sebagai rangkaian awam kini kian meningkat ekoran penurunan kadar bayaran capaian Internet, wujudnya Penyedia Perkhidmatan Internet (ISP) percuma dan meningkatnya minat dalam inisiatif berkaitan di kalangan pengguna.

Populariti Internet dapat diukur berdasarkan bilangan pengguna dan kadar pertumbuhan bilangan penggunanya.

Setakat ini jumlah pengguna Internet di dunia dianggarkan 250 juta.

Jumlah ini akan meningkat kepada 349 juta pada penghujung tahun 2000.

Pecahan terperinci penggunaan Internet mengikut benua adalah seperti di atas.

Menurut Sumali, laman web kini digunakan secara meluas untuk menyediakan perkhidmatan dalam talian kerajaan melalui Internet. Setakat ini, hampir 70 peratus agensi-agensi kerajaan telah pun mempunyai laman web masing-masing.

Kata Sumali, kerajaan telah mewujudkan satu laman web perdana yang dipanggil Malaysian Civil Service Link (MCSL).

Laman Web yang diselenggarakan oleh MAMPU ini menghubungkan kesemua laman web agensi kerajaan dan ia boleh dicapai melalui http://mcsl.mampu.gov.my.

"Usaha-usaha kini sedang dijalankan untuk menaik taraf laman web perdana MCSL menjadi portal web perkhidmatan awam,'' ujarnya.

Menurut beliau, berdasarkan kepada tahap dan kecanggihan teknologi yang digunakan, perkhidmatan dalam talian kerajaan boleh dibahagikan kepada dua jenis yang besar iaitu yang berasaskan transaksi dan bukan transaksi.

"Perkhidmatan tidak berasaskan transaksi terbuka kepada pelanggan tanpa melibatkan sebarang pembayaran.

"Ia disediakan dengan menggunakan teknologi asas Internet, tidak memerlukan kos yang tinggi dan mudah disediakan,'' katanya.

Antaranya, tambah Sumali, ialah perkhidmatan penyediaan maklumat, perkhidmatan interaktif, kursus dalam talian serta perkhidmatan Internet.

Sementara itu, kata beliau perkhidmatan berasaskan transaksi pula memerlukan infrastruktur tambahan yang membolehkan sesuatu pembayaran dibuat dengan selamat.

"Penguasa-penguasa tempatan nampaknya telah mendahului agensi-agensi lain dalam mempelopori perkhidmatan berasaskan transaksi,'' katanya.

Beliau memberi contoh perkhidmatan pembayaran cukai pintu yang disediakan oleh Majlis Bandaraya Ipoh, Majlis Bandaraya Shah Alam, Majlis Perbandaran Petaling Jaya dan Majlis Perbandaran Klang.

Kata Sumali, di bawah aplikasi perdana kerajaan elektronik, terdapat program perintis yang melibatkan perkhidmatan berasaskan transaksi.

Menurut beliau, di bawah projek perintis ini, pengguna boleh membuat bayaran pendaftaran kenderaan, bayaran lesen memandu, bayaran saman, bayaran bil utiliti dan bayaran mendapatkan maklumat kesihatan.

"Selain menggunakan komputer peribadi, pengguna juga dijangka dapat menggunakan saluran lain seperti kiosk, televisyen interaktif dan talian telefon untuk membuat pembayaran.

Beliau juga memberitahu, terdapat lain-lain perkhidmatan dalam talian yang sekarang ini masih pada peringkat perancangan dan pelaksanaan perintis.

"Antara yang sedang giat diusahakan ialah kad pintar pelbagai guna (KPP),'' ujarnya.

KPP akan bertindak sebagai kad pengenalan dan lesen memandu pemiliknya.

Ia juga akan mengandungi maklumat mengenai pasport, maklumat berkaitan dengan perubatan, rekod saman dan kompaun kata Sumali.

Posted by metos2004 at 12:22 AM WST
Post Comment | Permalink
Kemaskinikan Maklumat Laman Web Tiap Bulan
Utusan Malaysia

Kemaskinikan maklumat laman web tiap bulan
KUALA LUMPUR 25 Jan. - Jabatan atau agensi kerajaan yang mempunyai laman web harus mengemaskinikan maklumat yang disediakan secara berkala setiap bulan, kata Ketua Setiausaha Negara, Tan Sri Abdul Halim Ali.

Sehubungan itu, beliau berkata, ketua-ketua jabatan atau agensi perlu bertanggungjawab ke atas kemudahan yang ditawarkan demi memastikan maklumat yang disediakan adalah terkini.

Bercakap kepada pemberita selepas majlis perpisahan dan sambutan menteri dan timbalan menteri baru di Jabatan Perdana Menteri (JPM) di sini, beliau memberitahu:

''Status laman web sesebuah jabatan kerajaan banyak bergantung kepada ketua jabatan.

''Sekiranya semua jabatan kerajaan dapat menubuhkan laman web yang kemas kini, ia merupakan satu pencapaian yang besar bagi kerajaan.''

Beliau turut meminta semua ketua jabatan kerajaan supaya menjadikan usaha mengemaskinikan laman web itu sebagai tanggungjawab yang perlu dilaksanakan seberapa segera.

Beliau berkata, Perdana Menteri, Datuk Seri Dr. Mahathir Mohamad, sendiri mahu urusan mengemaskinikan laman web agensi kerajaan dijadikan sebagai proses yang berterusan.

Menurutnya, Unit Pemodenan Tadbiran Malaysia (Mampu) akan mengawasi perjalanan laman-laman web berkenaan.

Bagi laman web Parlimen pula, katanya, pemantauan akan dilakukan dari semasa ke semasa bagi mengelak daripada berlaku sebarang kesulitan.

Abdul Halim tidak menafikan terdapat beberapa laman web jabatan dan agensi kerajaan yang tidak kemas kini akibat kekurangan tenaga mahir untuk mengendali dan meningkatkan mutu halaman web berkenaan.

Posted by metos2004 at 12:20 AM WST
Post Comment | Permalink

Newer | Latest | Older